top of page
Search

Ngabuburit Perpustakaan Keliling Spenpatsa di Taman 10 November

Updated: Sep 9, 2025

By : Aurelia Dhaniswara Sungkono (Duta Literasi SMP Negeri 41 Surabaya)




Surabaya, 20 Maret 2025 - Apa jadinya jika di tengah-tengah teknologi atau gadget umum digunakan, akan mengurangi jumlah literasi manusia pada masa kini? Pada era teknologi yang semakin canggih seperti saat ini, kemungkinan literasi manusia dapat berkurang sebab ketertarikan membaca yang teralihkan pada gadget.


:Lalu kira kira, apa solusinya untuk mengatasi hal semacam itu?


Sebenarnya ini bukan masalah yang terlalu serius, namun tentu akan fatal dampaknya jika dibiarkan terlalu lama. Manusia bahkan disarankan untuk membaca minimal 2-3 halaman buku tiap harinya demi manfaat kecil yang akan didapat, seperti meningkatkan konsistensi lalu meningkatkan kebiasaan positif dsb.


Salah satu cara meningkatkan tingkat literasi manusia yaitu dengan cara melakukan giat acara "Pusling" singkatan dari Perpustakaan Keliling, Apa itu Pusling? Singkatnya, Pusling adalah kegiatan mobil perpustakaan yang berkeliling di beberapa tempat tertentu, seperti taman yang biasa ramai dikunjungi dan menarik pengunjung disana untuk meramaikan stand yang telah disiapkan.


Tujuan kegiatan Pusling diadakan yaitu diantara lain sebagai upaya peningkatan literasi manusia, berbagi ilmu, belajar bekerja sama tim, dan merasakan serunya mengadakan kegiatan. Pusling juga tentu memiliki manfaat, diantaranya adalah menambah pengalaman, ningkatin skill komunikasi, ngelatih keberanian dan menambah relasi baru.


Biasanya, membagikan brosur adalah cara yang dapat dilakukan untuk menarik perhatian para pengunjung. Pusling juga dapat di kreasi keseruannya tau, dengan menambah giat Mendongeng di tengah acara dan sesi tanya menjawab tentang dongeng yang telah di bawakan.


Kegiatan Pusling yang tengah kita bahas kali ini, juga pernah diadakan di Taman 10 November Surabaya pada hari Kamis, 20 Maret 2025 loh! Siswa SMP Negeri 41 Surabaya yang mengadakannya, tepatnya anak yang tergabung organisasi Duta Literasi.



Disana kita melakukan sama halnya seperti yang sedang kita bicarakan tadi. Membagikan brosur, menggelar stand, dan mendongeng. Sebagai informasi, giat mendongengnya ialah tugas anggota Duta Literasi itu sendiri. Selain itu kita juga menyiapkan keranjang khusus buku terbaik yang telah kita pilih, dan meletakkannya di karpet agar memudahkan pengunjung untuk mengambilnya.

 

Pada waktu itu, Pusling dilaksanakan bertepatan dengan Bulan Ramadhan 1446H dan juga Hari Buku Sedunia 2025. Benar-benar menyenangkan bukan? Menunggu waktu berbuka, bersama Pusling!


Benar juga.. Kita tidak boleh melupakan bagian penting juga menantang itu, berbagi jajan tentunya! Eits, tapi tidak secara cuma cuma ya.. Pengunjung yang dapat menjawab pertanyaan seputar dongeng sebelumnya dan menjawab dengan benar, maka ia akan mendapatkan jajan sebagai hampers kecil kecilan.


Di penghujung acara, kita tidak memperkenankan pengunjung yang berada di stand pergi terlebih dahulu. Kita justru mengarahkan mereka untuk berbaris dengan rapi, dan kami akan memberikan jatah takjil satu persatu. Setelahnya mengabadikan momen keseruan hari ini dengan foto bersama pengunjung sebelum acara benar-benar usai.



Persediaan takjil itu tak hanya untuk pengunjung yang meramaikan stand, melainkan kita juga membagikannya di jalanan dan syukurnya takjil itu langsung habis tak tersisa. Para Duta Literasi lah yang tentunya juga turut berbagi makanan dan jajan dalam takjil tersebut. Tak hanya dari Duta Literasi, anggota Osis juga membagikan setengah dari takjil yang telah mereka kumpulkan dari siswa siswi SMP Negeri 41 Surabaya. Mereka Bersatu menyatukan takjil serta saling berbagi, demi kelancaran Pusling yang diadakan.


Menyenangkan bukan? Tentu saja, berusaha mengusahakan yang terbaik dari yang terbaik demi kebaikan bersama tak kalah seru dengan bermain gadget!

Kesimpulannya adalah, Kegiatan Pusling (Perpustakaan Keliling) di Taman 10 November merupakan upaya positif untuk meningkatkan minat baca masyarakat di tengah era teknologi yang serba digital. Melalui berbagai kegiatan seperti membagikan brosur, mendongeng, berbagi hampers, hingga berbagi takjil saat bulan Ramadhan, Pusling berhasil menciptakan suasana yang menyenangkan, mempererat kebersamaan, serta menumbuhkan semangat berbagi di antara siswa, anggota OSIS, dan Duta Literasi.

 

Dengan membaca buku 1 halaman setiap harinya saja, berpotensi menjadikanmu memiliki masa depan yang cerah!


Terima kasih.


Salam Literasi..



 
 
 

Comments


bottom of page