top of page
Search

Semangat Anak Pelajar SMPN 41 Surabaya mengikuti kegiatan WARAS (WisataArsip Anak-anak Sekolah)

Updated: Apr 28, 2025


Surabaya yang dikenal sebagai kota para pahlawan, sangat disayangkan jika cerita dari setiap perjuangan para pahlawan Surabaya terhapus, entah itu foto, video, dokumen, dan lain-lain tentang barang yang harus diarsipkan. Bahkan bisa jadi tempat-tempat yang dulunya menjadi lokasi ketika Surabaya masih dijajah oleh Jepang hingga Koloni Belanda. Itulah mengapa sangat dibutuhkan pengarsipan dalam setiap sejarah yang pernah terjadi, di mana kota Surabaya memiliki tempat pengarsipan sekaligus mengajak para pelajar di Surabaya untuk lebih mengenal sejarahnya.


WARAS (Wisata Arsip Anak-anak Sekolah) merupakan inovasi wisata arsip untuk anak-anak sekolah yang diciptakan pada tahun 2017 dan masih aktif hingga saat ini. WARAS adalah program dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur yang menginginkan pelajar mendapatkan relasi pengetahuan melalui program ini. Program ini tidak dipungut biaya alias gratis dan ditambah hadiah menarik dari pemandu arsiparis. Program ini sudah diikuti oleh SMA Negeri maupun SMP Negeri di provinsi Jawa Timur, salah satunya adalah dari SMP Negeri 41 Surabaya.


Pada tanggal 20 Agustus 2024, sebanyak 25 pelajar SMPN 41 Surabaya mengikuti kegiatan WARAS dengan kunjungan pertama mereka di lokasi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur di Jalan Jagir Wonokromo Surabaya. SMPN 41 Surabaya adalah salah satu sekolah yang mendaftar untuk mengikuti kegiatan ini. Partisipasi dari siswa yang terpilih adalah dari anggota Duta Literasi yang dinaungi oleh Perpustakaan Wahana Baca SMP Negeri 41 Surabaya.


Pak Moch. Rizzal Aditya Dewangga, S.Pd. selaku Kepala Perpustakaan SMP Negeri 41 Surabaya dan Bu Putri Puspita Laras, A.Md.Lib. selaku pustakawan SMP Negeri 41 Surabaya, mengajak siswa aktif dari Duta Literasi SMP Negeri 41 Surabaya agar menjadi pengalaman yang sangat menyenangkan dan bentuk apresiasi untuk siswa yang aktif dan suka membaca buku.


Dengan senang hati, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur melalui program WARAS menerima antusiasme para pelajar SMP Negeri 41 Surabaya untuk diajak berkelana mencari ilmu pengetahuan baru.


"Jadi, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur ini dulu berganti-ganti nama ya. Awalnya Arsip, lalu Badan Pengarsipan dan sekarang menjadi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur ucap Bapak Cipung Rinto H, S.Sos selaku Ketua Pelayanan Pengarsipan. Beliau yang menemani kegiatan WARAS dari awal hingga akhir kegiatan.


Pada pertemuan di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur, mereka diputarkan video yang berisi informasi tentang pengawetan foto dan video di zaman dahulu yang saat ini masih tersimpan di sana.


Bergabungnya Perpustakaan Jawa Timur sendiri terjadi karena keputusan dari Gubernur Jawa Timur agar pengarsipan dapat bermanfaat bagi pelajar kota Surabaya yang dapat berkunjung kesana.



Cara tim pengarsipan mengawetkan foto adalah dengan memberi cairan etanol dengan arah yang sama, serta mengawetkan dokumenter atau film dengan cairan khusus yaitu cairan kimia. Semua arsip yang menjadi satu dinamakan "Arsip RI Nasional."


Lokasi selanjutnya berpindah tempat, dan disediakan Bus WARAS untuk mengantar pelajar tersebut. Mereka sampai di lokasi kedua, yaitu Museum Dr. Soetomo Surabaya.



Di sana kita dapat mengetahui perjuangan Bapak Dr. Soetomo yang berjuang menyelamatkan para pejuang yang terluka. Kita juga dapat mengunjungi makam Bapak Dr. Soetomo dan berdoa bersama.


Kemudian perjalanan dilanjutkan menggunakan Bus WARAS ke Monumen Tugu Pahlawan dan Museum Sepuluh Nopember Surabaya. Sangat seru karena dapat melihat barang-barang bersejarah seperti senjata dan pakaian yang digunakan pejuang Arek Suroboyo melawan Belanda serta banyak hal seru lainnya.



Kali ini perjalanan berlanjut ke Surabaya Museum (Gedung Siola). Di sini, kita dapat melihat asal usul Surabaya sebelum adanya Republik Indonesia dan saat masih berdirinya kerajaan-kerajaan di wilayah Indonesia. Siswa-siswi dapat membeli oleh-oleh khas kota Surabaya dan lainnya. Oleh-oleh ini biasanya ditunjukkan oleh pariwisatawan dari dalam negeri hingga luar negeri yang berkunjung.


Karena waktu menunjukkan pukul 12.00 WIB, yaitu akhir dari kegiatan WARAS, akhirnya Bus WARAS membawa pelajar SMP Negeri 41 Surabaya kembali ke sekolah asalnya di Jalan Gembong Sekolah No. 5, Kapasan, Kec. Simokerto, Surabaya, Jawa Timur.


Setiap perjalanan di bus untuk menuju lokasi kunjungan, arsiparis akan memberikan pertanyaan seputar pengetahuan umum sejarah, dan siswa yang menjawab akan mendapatkan door prize yang sangat menarik.


Siswa-siswi SMP Negeri 41 Surabaya sangat senang selama kegiatan WARAS berlangsung karena terasa sekali manfaat dan keseruannya. Bangga dengan Surabaya, bangga menjadi bagian dari Indonesia.


Mewakili pelajar di Surabaya yang sangat membutuhkan pariwisata yang memberi ilmu pengetahuan dan pengalaman menarik namun tidak membosankan. Semangat terus Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur! Surabaya dapat terus maju untuk membanggakan Indonesia.

 

Salam Literasi..







 
 
 

Comments


bottom of page