top of page
Search

Webinar Literasi #2 : Membentuk Perempuan Literat Pada Kartini Masa Kini



Pemilihan Kartini sebagai role model perempuan luar biasa adalah bukan karena buku Habis Gelap Terbitlah Terang, melainkan pada keberaniannya yang sulit ditandingi oleh wanita sejamannya. Sebagai wanita ningrat, ia tak pernah melupakan kewajibannya untuk berbakti kepada suami karena untuk menjadi manusia, menurutnya, tak harus berhenti sebagai wanita. Keinginannya untuk belajar didukung sepenuhnya oleh sang suami dengan mengijinkannya memberikan pendidikan bagi kaumnya.


Kartini juga juga sangat literat. Tak hanya bacaan – bacaan barat, tetapi juga kitab – kitab berbahasa Arab untuk pembelajaran adabnya. Kesukaan membaca ini disempurnakan dengan kemampuan menulisnya. Pilihan kata yang dituangkan dalam surat – surat kepada sahabatnya J. Abendanon yang kelak terkenal dengan Habis Gelap Terbitlah Terang, menunjukkan kecermelangan berpikir yang diasah secara terus menerus.


Maka amatlah relevan apabila diangkat sebagai tema kegiatan webinar ini, mengingat dalam keterbatasan pada jaman itu ia mampu memberi warna lebih indah pada peran serta wanita.


Dijaman sekarang, dimana kebebasan yang didapat oleh para perempuan belum banyak yang dipergunakan secara positip, perlu penyadaran yang terus menerus bahwa ia bukan obyek berupa fisik yang menarik untuk dieksploitasi dan diperdagangkan. Melainkan sebuah pribadi yang sejajar dengan para lelaki untuk berkarya dibidang apapun.


Bahkan logikanya, jika dimasa itu Kartini saja bisa seluarbiasa itu, maka tentu saat ini akan jauh lebih hebat lagi.




Webinar Literasi #2 mengangkat tema "Membentuk Perempuan Literat Pada Kartini Masa Kini" , narasumber kita kali ini Bunda Mei Rukmana, S.H. Beliau adalah Pegiat Konseling. Acara diselenggarakan pada hari Sabtu, 24 April 2021 pukul 09.00 hingga pukul 10.30 WIB dengan menggunakan Zoom dan streaming Youtube.


Bunda Mei menjelaskan bahwa "Perempuan merupakan makluk lemah lembut yang penuh kasih sayang, karena perasaan yang halus dengan sifat keindahan, rendah hati secara kontruksi sosial , perempuan dianggap lemah sehingga dianggap tidak keadialan"


ISU PEREMPUAN & ANAK


1.Dilacurkan

2.Pornografi

3.Kekerasan seksual

4.Diterlantarkan

5.Pedopelia

6.Dibunuh

7.Kdrt


THREE ENDS

1. Akiri kekerasan pada perempuan dan anak.

2. Akiri perdagangan manusia.

3. Akiri ketidak adilan akses ekonomi perempuan.


Upaya yang bisa dilakukan :

1.Membangun dukungan dan bersinergi dengan pemangku kepentingan yang ada di wilayah.

2.Mefungsikan lembaga masyarakat tingkat Kel/Desa.

3.Membangun sistem deteksi permasalahan dini perempuan dan anak.

4.Mensosialisasikan informasi hak perempuan dan anak kepada seluruh masyarakat.

5.Menghapus kesenjangan ekonomi.


Tindakan :

1.Mendorong perempuan modern untuk bisa melawan stereotip dari pada perempuan yang ujungnya menjadi ibu rumah tangga aja.

2.Melawan diskriminasi.

3.Berjuang mengejar mimpi dan cita-cita untuk mendapatkan dan merasakan pendidikan yang tinggi.

4.Perempuan menjadi madrasah utama anak-anak




Diakhir acara Bunda Mei berpesan "Dalam tangan anaklah terletak masa depan, dalam tangan ibulah tergemgam anak yang merupakan masa depan itu"

 
 
 

Comments


bottom of page